Klub-klub papan atas Eropa menghasilkan untung untuk pertama kalinya

Klub-klub papan atas sepakbola Eropa membuat untung untuk kali pertamanya dalam catatan pada tahun 2017 sebab penghasilan kolektif mereka melebihi € 20 miliar ($ 23,10 miliar), hasil riset UEFA. Tubuh sepak bola Eropa menghubungkan keberhasilannya dengan ketentuan Play Fair Financial Fair serta menjelaskan jika saat dikenalkan pada tahun 2011, club sudah membuat kerugian kolektif sebesar € 1.7bn. Laporan UEFA tunjukkan penghasilan untuk tahun keuangan 2017 ialah rekor € 20.1bn, penambahan € 1.6bn dari tahun awal mulanya. Keuntungan keseluruhnya, sesudah transfer serta cost keuangan, ialah € 0,6 miliar. Eropa mempunyai 711 club divisi paling atas yang dibagi diantara 54 liga nasionalnya.

Baca Juga : Cristiano Ronaldo mencetak gol di Udinese untuk membantu menjaga nama Juventus

UEFA menjelaskan jika 27 dari liga itu menguntungkan. Ketentuan fair play keuangan dikenalkan untuk hentikan berbelanja club di luar penghasilan yang mereka hasilkan, satu kebijaksanaan yang didesain untuk menahan pemilik kaya coba beli yang sukses serta mendistorsi pasar transfer. Team bisa dibuang dari pertandingan Eropa sebab melanggar ketentuan tapi UEFA biasanya menegosiasikan penyelesaian dengan club yang menyentuh. “Karena fair play finansial, sepakbola Eropa lebih sehat dari mulanya,” kata Presiden UEFA Aleksander Ceferin dalam satu pengakuan, memberikan jika angka-angka tunjukkan jika ketentuan “jelas sukses.”

“Permainan keuangan yang adil sudah menyiapkan basis buat club untuk mengatur cost mereka serta membayar utang mereka,” tuturnya. UEFA memperketat ketentuan tahun ini serta tiap-tiap club yang habiskan lebih dari seputar € 100 juta di jendela transfer akan dipandang dengan automatis. “Ketentuan baru semakin lebih sangat mungkin UEFA untuk lakukan tindakan bertambah cepat serta menghadapi permasalahan sebelum mereka jadi sangat besar,” kata Ceferin. “UEFA saat ini akan selekasnya bereaksi serta dengan pro aktif memandang potensi club untuk penuhi ketentuan di hari esok.”

AC Milan di keluarkan dari Liga Europa musim ini oleh UEFA sebab melanggar ketentuan tapi sukses ajukan banding ke Pengadilan Arbitrasi Berolahraga (CAS). CAS menjelaskan keadaan sudah lebih baik semenjak hedge fund AS Elliott Management menggantikan club terlilit dari entrepreneur Cina Li Yonghong, serta memberikan instruksi UEFA untuk menjatuhkan sangsi pilihan pada club. Akan tetapi, sumber UEFA menjelaskan jika tidak bisa dikerjakan pada sekarang ini sebab beberapa petinggi belumlah terima fakta penuh untuk ketetapan CAS.

 

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *